
BANYUWANGI – Suasana ceria dan penuh kehangatan menyelimuti kampus Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) pada Minggu, 10 Mei 2026. Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Matematika sukses menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-4 program studi tersebut dengan serangkaian acara yang menarik dan berkesan.
Acara diawali dengan sesi seremonial yang dibuka dengan sambutan hangat dari Ketua Program Studi Tadris Matematika, Bapak Moh. Abdul Qohar, M.Pd.. Dalam sambutannya, beliau merefleksikan perjalanan luar biasa prodi ini sejak mendapatkan izin operasional pada tahun 2022 lalu. Beliau juga menyampaikan beberapa torehan prestasi dosen Tadris Matematika baik di tingkat lokal dan Nasional, diantaranya yaitu terbit Artikel sinta 2, 3 dan 4 serta telah menulis buku ajar antara lain buku Statistik Pendidikan dan Matematika. Sebagai simbol rasa syukur, dilakukan prosesi potong tumpeng yang diikuti oleh seluruh sivitas akademika yang hadir.
Momen penting lainnya adalah pengarahan dari Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), Dr. Zulfi Zumala Dwi Andriani, M.A.. Dalam balutan suasana kekeluargaan, beliau menyampaikan doa dan harapan agar Tadris Matematika (TMTK) semakin jaya dan terus berkembang pesat. Beliau juga menekankan pentingnya bagi mahasiswa untuk bisa lulus tepat waktu serta memiliki daya saing yang tinggi di dunia kerja.
Pengarahan Dekan dan Visi Masa Depan Dalam balutan suasana kekeluargaan, Dekan FTK, Dr. Zulfi Zumala Dwi Andriani, M.A., memberikan pengarahan mendalam yang menekankan pentingnya penguasaan konten matematika, pedagogi didaktik, dan teknologi pembelajaran. Beliau berpesan agar mahasiswa TMTK tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga unggul dalam keterampilan praktis agar mampu bersaing di era digital . Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa sebagai bagian dari universitas berbasis pesantren, lulusan TMTK harus mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) . "Kami ingin kalian memiliki pola pikir luas dan bernalar logis sesuai semboyan prodi TMTK: Suka tantangan, berpikir logis, dan ingin jadi guru inspiratif," ujar beliau . Selain itu Beliau juga memotivasi mahasiswa agar semangat lulus tepat waktu, yang terus didukung prodi melalui berbagai program seperti webinar academic writing .
"Kami berharap mahasiswa TMTK memiliki pola pikir yang luas, bernalar logis, dan yang paling utama adalah mampu mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics)," ujar Dekan dalam arahannya, selaras dengan visi UIMSYA sebagai universitas berbasis pesantren.
Kebahagiaan hari itu semakin lengkap karena dihadiri oleh seluruh dosen prodi Tadris Matematika, di antaranya Ibu Siti Nur Azizah, M.Pd., Ibu Nawal Ika Susanti, M.Si., Bapak Muhammad Hasan Asnawi, M.Pd., S.Mat., dan Bapak Ahmad Sofi Yullah, M.Pd. Kehadiran mereka menjadi simbol sinergi akademik yang kuat, di mana para dosen ini tidak hanya mengajar, tetapi juga aktif mengukir prestasi melalui penulisan buku dan publikasi artikel di jurnal ilmiah nasional terakreditasi Sinta. Hal ini sejalan dengan komitmen prodi untuk terus meningkatkan mutu melalui implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan kerja sama strategis dengan organisasi profesi seperti I-MES guna mencetak generasi pendidik yang inovatif dan adaptif .
Setelah sesi
formal selesai, suasana yang semula khidmat berubah menjadi sangat meriah
dengan dimulainya kegiatan Fun Math (game matematika) antar angkatan.
Seluruh mahasiswa, mulai dari angkatan perintis tahun 2022 hingga angkatan
terbaru tahun 2026, berkumpul menjadi satu untuk beradu ketangkasan nalar dalam
suasana penuh keakraban. Kompetisi asah otak ini dipandu oleh host yang sangat
energik, Radit Eko, mahasiswa semester 4, yang sukses membuat suasana
"pecah" melalui deretan gim logika yang seru dan menantang.
Permainan yang
disajikan dalam Fun Math ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan
manifestasi nyata dari semboyan prodi: "Suka tantangan, berpikir logis,
dan ingin jadi guru inspiratif". Permainan tersebut di bagi menjadi 2 sesi
yakni individu dan kelompok. Melalui berbagai tantangan matematika yang
interaktif, para mahasiswa diajak untuk mengasah pola pikir luas dan kemampuan
bernalar logis secara santai namun kompetitif, sejalan dengan visi keilmuan
prodi untuk menghasilkan sarjana yang kreatif, adaptif, dan inovatif.
Selain mempererat silaturahmi dan solidaritas antar angkatan di lingkungan kampus Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) yang berbasis pesantren, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa matematika bisa dipelajari dengan cara yang sangat menyenangkan. Hal ini sekaligus memberikan gambaran nyata bagi para mahasiswa mengenai inovasi pembelajaran, seperti penggunaan unsur gamifikasi yang juga menjadi fokus penelitian para dosen di lingkungan Tadris Matematika.
Dokumentasi Acara
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|

0 Komentar